🦨 Suntik Meningitis Di Bandara Soekarno Hatta

AlamatLengkap Kantor Kesehatan Pelabuhan suntik vaksin meningitis di Tanjung Priok dan Nomor Telepon: Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok Jln. Nusantara No.2 Tanjung Priok Jakarta Utara 14310 No.telp. 021-43931045 Fax : 021-4373265 Email : info@ lainnya KLIK di sini syarat suntik vaksin dan cara daftar online
Meningitis adalah radang membran pelindung sistem syaraf pusat. Penyakit meningitis dapat disebabkan mikroorganisme, luka fisik, kanker, atau obat-obatan tertentu. Meningitis adalah penyakit serius karena letaknya dekat otak dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan kendali gerak, pikiran, bahkan kematian. Kebanyakan kasus meningitis disebabkan mikroorganisme, seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit yang menyebar dari darah ke cairan otak. Daerah "sabuk meningitis" di Afrika terbentang dari Senegal di barat ke Ethiopia di timur. Daerah sabuk meningitis ini ditinggali kurang lebih 300 juta manusia. Pada 1996 terjadi wabah meningitis di mana orang menderita meningitis dengan korban jiwa. Pencegahan meningitis paling efektif adalah dengan imunisasi vaksinasi meningitis. Vaksinasi meningitis paling efektif dan aman dan dapat memberikan perlindungan selama tiga tahun terhadap serangan penyakit meningitis. Vaksin meningitis dianjurkan bagi orang lanjut usia dan penderita penyakit kronis seperti asma, paru-paru kronis, jantung, diabetes, ginjal, gangguan sistem imunitas tubuh, kelainan darah, dll. Vaksin meningitis diwajibkan bagi jemaah haji. Tanpa imunisasi meningitis, dikhawatirkan para jemaah yang tertular meningitis ketika menunaikan ibadah haji, akan membawa pulang kuman meningitis dan menimbulkan wabah meningitis di Indonesia. Biaya atas pelayanan ini sesuai dengan PP 21 Tahun 2013 yaitu sebesar termasuk vaksin meningitis dan buku icv 7 March 2018 post by admin

Makauntuk itu berikut kami bagikan Peta Lokasi, Alamat dan Nomer Telepon Suntik Meningitis di KKP Sukarno-Hatta, Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta, Pajang, Benda, Tangerang. Nama : Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta.

Jakarta – Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta terpaksa menghentikan sementara layanan vaksinasi meningitis di Bandara Soetta, Tangerang, Banten. Alasannya karena ketiadaan stok vaksin meningitis. Biasanya, pasokan stok vaksin meningitis di KKP Bandara Soetta dilakukan langsung oleh Kementerian Kesehatan Kemenkes. Tetapi, sudah seminggu terakhir ini layanan harus dihentikan karena stok vaksin tidak tersedia. Layanan Vaksin di Bandara – “Saat ini stok kami di kantor Soetta habis, sehingga untuk sementara tidak memberikan layanan vaksinasi, sampai dengan kami punya vaksin kembali,” ujar Kepala KKP Kelas I Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, Rabu 28/9, seperti dilansir dari Liputan6. KKP Bandara Soekarno-Hatta telah berusaha mencari stok vaksin meningitis ke sejumlah Dinas Kesehatan Dinkes terdekat sebelum stok miliknya menipis. Tetapi rupanya di berbagai tempat pun stok vaksin meningitis terbatas. Stok yang tersedia di sejumlah Dinkes hanya cukup untuk memenuhi keperluan mereka masing-masing. “Saat ini, kami berupaya mendapatkan vaksin dari stok dinkes-dinkes yang masih ada, masih kami komunikasikan,” jelas Naning. Pihak KKP Bandara Soekarno-Hatta sendiri telah memperoleh jawaban dari Kemenkes untuk memperoleh stok vaksin meningitis tersebut yang dijadwalkan datang pada awal bulan Oktober 2022 mendatang. “Tadi pagi, Dirjen P2P pencegahan Pengendalian Penyakit menyampaikan ke kami, bahwa awal Oktober kemungkinan besar vaksin sudah didistribusikan ke kami,” beber Naning. Dengan demikian, pelaksanaan vaksinasi meningitis nantinya dapat berjalan lagi seperti biasa. Biasanya, para calon jemaah umrah dan haji yang membutuhkan vaksinasi tersebut. Nantinya, jika sudah ada vaksin meningitis yang terkumpul, KKP Bandara Soekarno-Hatta akan kembali membuka pelayanan untuk calon jemaah umrah secara terbatas. “Misal kita sudah terkumpul ada 200 vial, nanti kita akan buka satu sampai dua hari, tergantung stok yang ada. Akan tetapi tentu terbatas dan ada syarat khusus untuk penerimanya supaya vaksin meningitis itu tepat sasaran,” terang Naning. Jika sudah ada stok vaksin meningitis darurat, salah satu syarat penerima adalah calon jemaah umrah yang 14 hari berangkat. Hal itu ditunjukkan dengan tiket pesawat yang dimiliki. Sedangkan peserta vaksin lainnya harus mendaftar dulu secara online. “Karena kalau tidak diatur, khawatir yang segera akan berangkat malah enggak dapat vaksin karena terlebih dahulu diambil yang berangkatnya pada Desember. Paling enggak vaksin efektif itu peraturan di Indonesia adalah 14 hari sebelum keberangkatan,” pungkasnya.

Tempatsuntik meningitis di Bandara Soetta Cengkareng Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta Telepon : 0215506068 Dapatkan lokasi persisnya. TEMPAT SUNTIK MENINGITIS DI BANDARA SOEKARNO HATTA. KKP Soekarno - Hatta: Perkantoran Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Kota Tanggerang, Telepon : 0215506068 . CARA DAN SYARAT SUNTIK MENINGITIS.

Bismillahirrahmaanirrahiim Assalamu'alaikum Hai-hai, Beberapa hari yang lalu saya menulis tentang vaksin meningitis. Saya menulisnya tentang Pertanyaan Seputar Vaksin Meningitis. Vaksin meningitis adalah salah satu syarat untuk perjalanan kenegara-negara endemik, seperti Afrika, Amerika Utara, Timur Tengah dan Selandia Baru. Jika kita hendak berpergian ke negara-negara tersebut pastinya kita diminta buku kuning. Apa itu buku kuning? Buku kuning adalah alat bukti bahwa kita sudah disuntik vaksin meningitis. Masa berlakunya buku kuning adalah 2 tahun. Jadi kita cukup sekali suntik meningitis untuk perjalanan selama 2 tahun. Lalu bagaimana cara dan tahapan melakukan suntik meningitis? Yuk, cekidot! LOKASI Sebelum kita lebih lanjut bagaimana tahapannya, kita harus cari dulu lokasi suntiknya dimana. Selama ini jika saya searching dari om google, saya hanya mendapatkan 7 tempat suntik meningitis di Jakarta, yaitu di 1. Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Bandara Soekarno Hata Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta Cengkareng No Telp 5502277 2. Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Bandara Halim Perdana Kusuma. Jln Jengki Rt 8 Rw 2 Kelurahan Kebon Pala Kecamatan Makassar - Cililitan Jakarta Timur. No. Telp 8000166 3. Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Pelabuhan Tanjung Priuk Jln Nusantara Pelabuhan Tanjung Priok No. Telp 43931045 4. KKP Tanjung Priok - Marunda Jln. Raya Jayapura No. 1 Pelabuhan Marunda Jakarta Utara No. Telp 44853773 5. KKP Tanjung Priok - Sunda Kelapa Jln. Baruna Raya No. 1 Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara No. Telp 6917647 6. Asrama Haji Pondok Gede JL. Kemakmuran, No. 72 No. Telp 88960946 7. Garuda Sentra Medika Jl. Angkasa Kav. 1 Bl. B/15 Kemayoran Jakarta Pusat No Telp 4241000 Nah, kali ini saya dapat info baru bahwa di RS Pusat Otak Nasional PON menerima bagi yang hendak suntik meningitis. Alamat tepatnya berada di Jl. MT Haryono Kav. 11 Cawang, Kramat Jati Jakarta Timur photo by Jika teman-teman menggunakan trasnportasi umum bisa menggunakan 2 moda transportasi, yaitu Bus Trans Jakarta Naik bus trans yang melewati Jl. MT Haryono lalu turun di halte bus BNN. Commuterline Naik hingga stasiun Cawang, lalu lanjut nyebrang ke halte Bus Trans Jakarta diatas jembatan. Naik yang jurusan PGC atau ke arah Cawang Cililitan. Turun di Halte BNN. Jam buka RS PON adalah 24 Jam, tapi untuk suntik vaksin meningitis hanya buka di hari Senin, Rabu dan Jum'at. Jam buka untuk pendaftaran adalah jam - WIB dab untuk pelayanan adalah jam - TAHAPAN PELAKSANAAN VAKSIN Setelah kita tau dimana lokasinya, mulailah kita menyusun apa saja yang kita persiapkan. Pada dasarnya seluruh tempat pelaksanaan vaksin meningitis itu mempunyai aturan-aturan tersendiri. Namun Hampir sebagian besar sama dalam persiapannya. Nah, kali ini saya menjabarkan tahapan pelaksanaan jika ingin suntik vaksin meningitis di RS Pusat Otak Nasiona RS PON. Berikut tahapannya 1. Siapkan Berkas Segala sesuatu untuk keperluan yang bersifat internasional, Hukum kelengkapan berkas itu adalah wajib. Berkas apa saja yang dibutuhkan untuk vaksin meningisitis? Kelengkapannya adalah sebagai berikut Fotokopi KTP 1 lembar Fotokopi Paspor 1 lembar Foto 4 x 6 1 lembar Hal yang perlu diperhatikan Siapkan foto yang 80% terlihat wajahnya. Bilang saja sama tukang fotonya, untuk naik haji. Maka mereka akan mencetak foto yang 80 % wajah kita. 2. Ambil Formulir Rumah sakit PON menyiapkan formulir pendaftaran yang harus diisi sebagai syarat berkas. Pengambilan formulir langsun ke RS PON dan ada di meja Informasi, yang dijaga oleh Pak Satpam. Posisi meja informasi ada persis di depan pintu masuk utama RS PON. Kita bisa meminta formulir pendaftaran vaksin disana. meja informasi Biasanya formulir tersebut hanya bisa diambil saat datang waktu menyuntik. Namun, tergantung bagaimana kita melobi pak satpamnya. Nah, perbanyak membantu kesusahan orang lain dalam segala hal, maka segala sesuatunya akan dipermudah sama Allah. Salah satunya mendapatkan formulir ^_^ Hal yang perlu diperhatikan Saat hendak mengambil formulir, siapkan berkas komplit, karena sebelum memberikan formulirnya. Pak Satpam akan meminta kelengkapan berkas tersebut. 3. Datang Lebih Pagi RS PON seharinya untuk suntik hanya menyediakan 100 kuota saja. Dan biasanya diukur dari pemberian formulir. Pemberian formulir disertai nomor antiran. Itu sebabnya terkadang kalau kita kurang pandai melobi Pak Satpam, ya kita wajib datang di hari H lebih pagi dari jam biasanya. Kemarin sebenarnya saya sudah mempersiapkan diri untuk datang setelah sholat subuh, yaitu dengan menginap di rumah papa. Kebetulan rumah papa dekat sekali dengan RS PON, hanya 5 menit naik ojol Ojek Online. Tapi Alhamdulillah, kakak sepupu saya yang juga satu rombongan umroh dengan saya sudah sampai di RS PON dari jam WIB. Masya Allaaaah... padahal beliau rombongan dari Kelapa Dua, Depok. Alhamdulillah lagi, beliau dipermudah hanya memperlihatkan beberapa berkas yang ikut saat itu, beliau bisa mendapatkan 7 nomor sekaligus. Dan tau doong kami dapat nomor berapa? Yes, kami dapat no 1 - 7. Hal yang perlu diperhatikan Moment seperti saya diatas hanyalah keberuntungan dari Allah semata. Belum tentu bisa dapat oleh yang lain. Jadi tetap persiapkan sesuai prosedur dengan membawa kelengkapan berkas. Datanglah lebih pagi dari jam buka pendaftaran vaksin meningitis. Biasanya jam 7 saja nomor antrian sudah habis. Siapkan pulpen. Waktu yang lama saat menunggu pembukaan loket pendaftaran, bisa dimanfaatkan mengisi formulir yang diberikan oleh Pak Satpam. Kalau setelah ambil nomor tidak bisa pulang lagi, sebaiknya siapkan bekal sarapan. Karena di RS PON hanya ada coffee beand restoran dibawah. 4. Daftar ulang Setelah kita mendapatkan nomor antrian, kita langsung naik ke lantai 2 di hari yang sama. Kita ke tempat pendaftaran yang meja pendaftarannya dekat dengan ekskalator. Tunggu hingga petugas datang dan dipanggil nama kita. Disana kita hanya diminta kelengkapan berkas kita dan setelah selesai di cek, petugas pelayanan RS akan memberikan kembali berkas kita untuk selanjutnya diberikan ke kasir. loket pendaftaran vaksin Hal yang perlu diperhatikan Siapkan berkan dan formulir sudah diklip dan dimasukkan ke map rapi. Agar saat dipanggil bekas kita selalu rapih, sehingga mempercepat kita dan mempermudah petugas dalam pengecekan. di Kasir Setelah kelengkapan data kita komplit, kita membayar ke kasir. Posisi loket kasir rawat jalan yang ada dibelakang loket pendaftaran vaksin dan masih di lantai 2. Harga suntik vaksin meningitis adalah Rp loket kasir rawat jalan kwitansi pembayaran Hal harus diperhatikan Saat saya membayar, saya tidak melihat mesin EDC mesin gesek kartu kredit atau debit dimeja kasir. Sebaiknya kita siapkan uang cash sejak awal. Jika tidak sempat, dilantai 1 ada Bank Mandiri dan ATM nya. 6. Periksa Tensi Setelah mendapatkan kwitansi pembayaran, kwitansi tersebut beserta berkas kita diberikan ke petugas yang duduk di depan ruangan suntik. Nantinya kita dipanggil untuk diperiksa tensi dan suhu tubuh kita saat itu. meja tensi Hal harus diperhatikan Buat mengenakan lengan panjang sebaiknya lengannya agak mudah digulung keatas. Soalnya selain untuk tensi, suntik meningitisnya dilengan. 7. Ambil Buku Kuning Setelah selesai tensi, kita diminta untuk membawa berkas kita ke ruang di sebelah kiri belakang meja tensi. Disana kita menyerahkan berkas kita dan mengambil buku kuning yang kosong untuk ditanda tangani oleh pejabat berwenang. buku kuning Hal yang perlu diperhatikan Perhatikan detail dan teliti data pribadi kita yang diisi di buku kuning, sebelum kita keluar ruangan. 8. Suntik Vaksin Meningitis Selesai mengambil buku kuning, berkas dikembalikan lagi ke kita. Lalu kita serahkan kembali keruangan sebelah kanan dibelakang meja tensi. Disana kita cukup menyerahkan berkas saja, lalu kita keluar lagi untuk kembali dipanggil untuk suntik. Setelah nama kita dipanggil, kita di suntik di lengan sebelah kiri. Sakit? nggaaaaak.. saya pikir juga awalnya seperi digigit semut. Tapi ternyata malah nggak berasa sama sekali. Tau-tau sudah selesai. ^_^ Selesai disuntik, petugas kesehatan memberikan buku kuning yang sudah dicap menandakan kita sudah disuntik. cap buku kuning dan masa kadarluasanya Hal yang perlu diperhatikan Bagi pasangan produktif, sebaiknya sebelum berangkat, tes tespack terlebih dahulu. Karena biasanya petugas kesehatan begitu melihat usia produktif langsung deh diminta hasil tespack yang menyatakan pasangan tidak sedang hamil. Petugas ternyata khawatir suntik akan berpengaruh kepada janin. Efek samping suntik untuk tiap orang beda-beda. Biasanya jika ada alergi kita sudah ditanya sebelumnya dari petugas kesehatan yang mengukur suhu badan kita di meja tensi. Jika tidak ada keluhan alergi, tangan akan berasa pegal sekali. Bahkan saya sampai ke pinggang. Tapi reaksinya tidak langsung, kira-kira 30 menit sampai sejam, baru bisa kita rasakan efeknya. MASA BERLAKU KARTU KUNING Ketika kita selesai disuntik, petugas kesehatan mengisi expired date suntikan yang diberikan ke kita. Masa berlaku vaksin meningitis itu adalah 2 tahun. Jadi jika teman-teman dalam 2 tahun kedepan hendak umroh kembali, tak perlu suntik lagi, cukup serahkan buku kuning tersebut kepada travel. Nah, selesai deh suntik vaksin meningitis di RS PON, Jakarta Selatan. Semoga tulisan ini bermanfaat ya ^_^Wassalam

Gambardiatas merupakan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta yang terletak di Bandara Soekarno-Hatta Halim Perdana Kusuma, dan ditempat ini menyediakan/melayani suntik vaksin meningitis untuk masyarakat sekitar termasuk yang ingin melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.
 Lifestyle Fit Jumat, 10 Februari 2017 - 1446 WIB – Meningitis merupakan penyakit yang mudah ditularkan melalui air liur atau udara. Sehingga, pemberian imunisasi berupa suntik vaksin meningitis, wajib hukumnya bagi yang ingin bepergian ke luar negeri. Salah satunya, pemberian vaksinasi meningitis pada jemaah haji. Pemberian suntikan vaksin tersebut harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan ke luar Menteri Kesehatan RI sendiri mengharuskan pemberian Vaksinasi Meningitis untuk jemaah haji dan umrah, dilakukan di KKP Kantor Kesehatan Pelabuhan bandara. Namun kini, Menkes Nila menuturkan, suntik meningitis tidak harus di KKP tersebut. "Suntik meningitis sekarang sudah bisa di fasilitas kesehatan lain, tidak mesti yang hanya di bandara dan pelabuhan," ujar Nila, di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Jumat 10 Februari vaksinasi meningitis pada jemaah haji dan umrah, tidak lagi terbatas. Kini Nila memberi kesempatan pada hampir semua fasilitas kesehatan di tempat lain untuk memberikan pelayanan tersebut. Perlu diketahui, selama berhaji, kemungkinan terjadi kontak dan perpindahan bakteri sangat besar. Individu yang tidak divaksin, bisa saja membawa bakteri dan virus meningitis, untuk kemudian ditularkan ke populasi lebih besar. Untuk itu, pemberian imunisasi penting dilakukan, minimal 10 hari hingga dua minggu agar tubuh membentuk antibodi secara cukup. Two Died from Fungal Brain Infection Linked to Cheap Plastic Surgery Two Americans have died from suspected fungal infections in their brains and spinal cords after traveling to Mexico for cheap plastic surgery. 31 Mei 2023
Daftar Alamat dan nomor telepon kantor kesehatan pelabuhan suntik vaksin meningitis di seluruh indonesia 2.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Jakarta Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta Kode Pos 19120 021-5506068. 3.Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kls I Tanjung Priok Jl. Raya Pelabuhan No.17 Tg.Priok 021-43931045.
Kartu bukti sudah disuntuk vaksin meningitis di KKP Bandara Soekarno Hatta. Meningitis adalah penyakit radang selaput otak atau membram pelindung syaraf pusat. Penyakit yang sangat berbahaya. Untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit ini perlu disuntik vaksin meningitis. Terutama untuk masyarakat yang ingin berangkat haji dan umroh. Salah satu klinik yang melayani suntik vaksin meningitis adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Soekarno Hatta, Vaksin ini diwajibkan oleh pemerintah Saudi sejak tahun 2002 bagi jamaah haji dan umroh dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Calon jamaah haji dan umroh sangat banyak di Indonesia, permintaan suktik vaksin ini pun sangat banyak. Tidak heran kalau sampai mengantri lama untuk vaksin meningitis. Salah satu klinik yang melayani suntik vaksin ini adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Bandara Soekarno Hatta. Lokasinya ada di komplek perkantoran Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Jakarta. Jika Anda ingin suntik vaksin di sini, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno Hatta yang melayani suntik vaksin meningitis untuk calon jamaah haji dan umroh. Pertama, dalam satu hari hanya dibatasi 300 orang. Artinya persediaan terbatas. Saya diberitahu oleh teman2 jika mau suntik vaksin mesti datang pagi2. Loker sudah dibuka mulai jam 7 pagi. Jam sudah sampai nomor antrian 70-an lebih. Untungnya, kementrian kesehatan menyediakan pendaftaran on line untuk mengisi form pendaftaran. Saran saya, sebaiknya mendaftar secara on line sebelum datang ke KKP Soeta. Mudah dan cepat. Setelah mendaftar, kita akan mendapatkan e-mail. Download dan print formulir tersebut. Jangan lupa ditandatangani. Alamat untuk pendaftaran vaksin meningitis on-line Pendaftaran bisa dilakukan dengan komputer dekstop, laptop atau pun smartphone. Siapakan dulu foto/scan passport Anda. Dengan layanan pendaftara on-line kita bisa mendaftar ke KKP seluruh Indonesia. Jadi tidak hanya untuk yang di bandara Soeta saja. Saya tidak perlu datang pagi2 karena sudah mendaftar secara on line. Yang penting kita harus datang di hari yang sudah terdaftar sebelum jam Karena, KKP Soeta tutup jam Bawa beberapa persyaratan untuk suntik vaksin meningitis Fotokopi passport Print out formulir on line Foto tidak wajib Loket pendaftaran/penyerahan berkas suntik vaksin meningitis untuk haji dan umroh di KKP Soekarno Hatta. Saya sampai di KKP Soeta sudah cukup siang, alhamdulillah antrian sudah berkurang dan cenderung sepi. Jadi saya bisa langsung mendaftar tanpa perlu mengantri. Di loket pendafaran kita akan diberi beberapa isian tambahan. Kita isi formulir itu. Lalu, cek tekanan darah dengan mesin cek tekanan darah otomatis. Struk dari mesin tekanan darah kita lampirkan di formulir kita. Periksa tekanan darah dengan mesin otomatis di KKP Bandara Soekarno Hatta Struk hasil pemeriksaan tekanan darah di KKP Soekarno Hatta Setalah itu melakukan pembayaran ke loket yang sudah tersedia. Biayanya Rp. 305rb. Setelah membayat kita langsung ke tempat Suntik vaksin. Di dalam kita dikonfirmasi beberapa data yang sudah kita masukkan oleh dokter. Jika ada masalah riwayat kesehatan, dokter mungkin akan memberikan beberapa saranRuang periksa dan suntik vansik meningitis di KKP Bandara Soekarno Hatta. Jika semua Ok, baru kita akan disuntik oleh suster. Loket pembayaran vaksin meningitis di KKP Soekarno Hatta Selesai suntik kita diberi buku/kartu kuning catatan suntik vaksin meningitis. Buku ini harus kita bawa ketika melaksanakan haji dan umroh. Selamat suntik meningitis. Rate this Sebagairujukan, berikut ini tempat vaksin meningitis. Tempat vaksin meningitis di Jakarta. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Jakarta Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng Telp. 5502277 / 5506068. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Halim Perdana Kusuma. PAMEKASAN – Sejumlah Calon Jamaah Umrah CJU asal Pamekasan yang sedianya siap berangkat di detik-detik terakhir, terpaksa batal bertolak ke Makkah. Penyebabnya, aturan yang dibuat Bandara Juanda Surabaya di mana para peserta umrah baru mendapat suntikan meningitis sepekan sebelum berangkat. Para CJU pun kecewa karena mereka sudah tiba di bandara dan siap berangkat, tetapi harus pulang balik. Bandara Surabaya meminta mereka menunda keberangkatan, karena pemberian suntik meningitis seharusnya 10 hari sebelum keberangkatan. Sementara para CJU divaksin meningitis tujuh hari menjelang ke berangkatan. Fathor Rohman, warga Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar kepada SURYA, Kamis 18/8/2022 mengaku kaget ketika melihat orangtuanya dan 23 CJU lainnya yang sudah tiba di Bandara Juanda, terpaksa kembali pulang ke Pamekasan. “Kami tanya ke ibu kenapa kembali. Apakah ada sesuatu yang dilanggar. Ibu menjelaskan, jika pihak bandara menolak karena jarak pemberian vaksin meningitis dengan waktu pemberangkatan terlalu mepet. Padahal tujuh hari sebelum keberangkatan, masak dikatakan terlalu dekat,” kata Fathor. Menurut Fathor, ketika ibunya dan yang lain disuntik vaksin meningitis di Sumenep, tidak ditanya kapan berangkat dan tidak ada penjelasan dari petugas suntik, bahwa pemberian vaksin harus berselang berapa hari sebelum keberangkatan. Fathor mengakui, rombongan yang disuruh menunda keberangakatan bukan hanya dari travel yang diikuti orangtuanya. Tetapi juga rombongan travel lain yang sudah tiba di Bandara Surabaya, juga kembali. “Tiket pesawat yang sudah dipegang ibu dinyatakan hangus, tidak bisa dikembalikan refund atau ditukar hari keberangkatannya di lain hari. Ini jelas merugikan masyarakat,” kata Fathor, yang menunggu kapan kepastian ibu dan rombongan CJU berangkat. Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ali Maskur yang dihubungi mengaku mendapat keluhan dari sejumlah CJU yang sudah tiba di Bandara Juanda Surabaya. Namun CJU terpaksa kembali lagi ke Pamekasan akibat aturan yang dibuat pihak Bandara Juanda. Ali Maskur menegaskan, jika memang terdapat aturan seperti itu seharusnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk kepada petugas medis yang selama ini memberikan vaksin meningitis. “Kami tidak membela travel, melainkan ini merupakan persoalan hak warga yang ingin melaksanakan ibadah. Karena sudah kadung berangkat dari rumah, tetapi kembali lagi,” kata Ali Maksur. Menurut Ali Maskur, aturan yang dibuat Bandara Juanda ini tidak sama dengan Bandara Soekarno – Hatta. Sebab pada Ramadhan 2022 ini, orangtuanya bersama 35 orang CJU pergi umrah, dan melakukan suntik vaksin meningitis di hari pemberangkatan di Bandara Soekarno - Hatta. “Orangtua kami suntik vaksin meningitis di Bandara Soekarno – Hatta pas mau berangkat. Suntiknya pagi hari dan sore harinya langsung berangkat. Kalau itu aturannya, kenapa di Bandara Soekarno – Hatta tidak ada persoalan? Jika terus-terusan begini, maka pihak Bandara Juanda, bisa digugat,” kata Ali Maskur. **** .